Serambinusa.com, KLATEN – Nizar Fahmi Achmad Ramadhan asal Kecamatan Ceper dan Syifa Andini asal Kecamatan Ngawen dinobatkan sebagai Duta Genre Kabupaten Klaten 2026. Mereka terpilih setelah melalui serangkaian penilaian.
Malam puncak ajang pemilihan duta generasi berencana (genre) itu digelar di Lapangan Garuda kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Jumat (31/7/2026) malam. Ada 10 finalis putra dan 10 finalis putri yang tampil di malam puncak dengan tata panggung berlatar belakang Candi Prambanan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan ajang pemilihan Duta Genre 2026 digelar melalui tahapan seleksi.
Sebelumnya, ada 144 pendaftar dan dilakukan seleksi administrasi hingga terpilih 126 peserta terdiri dari 94 putri dan 32 putra. Setelah melalui tahapan seleksi lanjutan, terpilih 10 finalis putra dan 10 putri untuk mengikuti seleksi di malam puncak.
Puspo menjelaskan Duta Genre tak sebatas ajang pemilihan semata. Para Duta Genre turut mengampanyekan terkait pencegahan pernikahan dini atau pernikahan usia anak, pencegahan seks bebas atau pergaulan bebas, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kampanye dilakukan dengan mendatangi sekolah, komunitas maupun forum atau kegiatan remaja. Sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial. “Karena kami menilai sosialisasi dengan usia sebaya akan lebih bisa diterima anak-anak remaja saat ini,” kata Puspo.
Puspo berharap para finalis menjadi teladan bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan sejak dini. Mulai dari menyelesaikan pendidikan hingga mempersiapkan kehidupan berkeluarga. “Menjadi generasi yang berencana, menjadi generasi yang cerdas, menjadi generasi yang bertanggung jawab,” jelas Puspo.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Purwanto, mengapresiasi penyelenggaraan ajang pemilihan tersebut. Jaka menjelaskan tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks.
Perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat. Di sisi lain, kemajuan teknologi informasi bisa mendatangkan risiko jika tidak dimanfaatkan dengan bijaksana.
“Fenomena pernikahan usia anak, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, psikotropika serta zat adiktif lainnya, kekerasan hingga persoalan kesehatan mental menjadi tantangan nyata dan perlu perhatian bersama,” kata Jaka saat membacakan sambutan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada acara itu.
Sahabat bagi Remaja
Lantaran hal itu, Jaka menjelaskan program generasi berencana menjadi salah satu pilar strategis dalam mempersiapkan remaja agar mampu merencanakan masa depan yang matang. Melalui program tersebut, Jaka menjelaskan remaja didorong memiliki pendidikan yang baik, membangun karakter yang kuat, menjaga kesehatan reproduksi, meningkatkan keterampilan hidup serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara bertanggung jawab.
“Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa Duta Genre bukan sekadar gelar atau ajang seremonial tahunan. Duta Genre merupakan amanah menjadi teladan, menjadi sahabat bagi remaja serta menjadi komunikator yang mampu menyampaikan informasi dengan baik sekaligus menjadi agen perubahan di masyarakat,” jelas Jaka.
Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Rusman Efendi, menjelaskan penduduk remaja di Klaten sebanyak 291.000 jiwa atau 22,3 persen dari total penduduk Klaten. Hal itu berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2026. Jumlah itu menandakan penduduk kelompok remaja dan dewasa muda di Klaten cukup banyak.
Rusman juga mengungkapkan saat ini generasi muda memiliki berbagai tantangan di tengah perkembangan teknologi informasi. Tantangan itu meliputi penyalahgunaan media sosial, pergaulan berisiko, penyalahgunaan narkoba, perundungan hingga kesehatan mental. Secara nasional, sekitar 34,9 persen remaja di Indonesia menghadapi masalah kesehatan mental.
“Program Genre merupakan gerakan bersama membangun karakter remaja Indonesia agar mampu merencanakan masa depannya dengan baik, memiliki ketahanan diri, menjauhi perilaku berisiko serta menjadi agen perubahan di lingkungannya,” jelas Rusman.

Leave a Reply