Kirab Obor Awali Rangkaian Niti Tilas HUT Boyolali, Bupati Kenang Jasa Sesepuh

Kirab Obor Awali Rangkaian Niti Tilas HUT Boyolali, Bupati Kenang Jasa Sesepuh
Bupati Boyolali, Agus Irawan, bersama pejabat lain menyalakan obor di Kali Gedhe Boyolali, Kamis (4/6/2026). (Istimewa/Tim Liputan Pemkab Boyolali)

Serambinusa.com, BOYOLALI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar acara niti tilas dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-179 Boyolali pada Kamis (4/6/2026) malam. Acara niti tilas dimulai dengan kirab obor hingga khataman Al-Qur’an.

Khataman Al-Qur’an dilaksanakan di Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali pada Kamis sore. Di waktu bersamaan, di Simpang Lima Boyolali terdapat pertunjukan kesenian pelajar.

Acara Niti Tilas diawali dengan kirab obor sekitar pukul 19.30 WIB. Bupati Boyolali Agus Irawan dan rombongan lalu berjalan dari rumah dinas menuju lokasi Niti Tilas di Kali Gedhe.

Barisan kirab dimulai dari drum band, bregada Keraton Solo, hingga cucuk lampah pembawa payung kemudian rombongan pembawa obor. Rombongan lalu menuju Kali Gedhe untuk menyalakan obor besar.

Di lokasi itu, Wakil Ketua DPRD Boyolali, Nur Arifin, kemudian membacakan sejarah berdirinya Boyolali. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Budi Prasetyaningsih, mengatakan obor yang dinyalakan ini bermakna semangat yang luar biasa untuk Boyolali.

“Prosesi Kirab Obor ini adalah salah satu wisata budaya karena merawat tradisi sesuai tema yang diusung tahun ini,” kata dia dikutip dalam rilis resmi yang diterima Espos, Jumat (5/6/2026).

Diketahui, tema HUT ke-179 Boyolali yaitu Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi, Memoles Potensi. Seusai acara di Kali Gedhe, Bupati Agus beserta rombongan berjalan menuju Simpang Lima Boyolali untuk menonton acara dan memberikan sambutan.

Agus Irawan mengatakan Niti Tilas bertujuan untuk mengenang berdirinya Kabupaten Boyolali. Ia juga mengatakan Niti Tilas diharapkan selalu mengingatkan masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan dan sesepuh Kabupaten Boyolali.

Ketoprak Perjalanan Ki Ageng Pandanaran

“Harapannya, kita selalu bisa mengenang jasa para pahlawan, jasa para sesepuh-sesepuh kita semuanya, dan tentunya harapannya agar Boyolali mendapat berkah barakah, dan tentunya untuk kemajuan Kabupaten Boyolali,” kata dia.

Ia juga mengapresiasi kepada masyarakat yang berkenan hadir dan ikut merayakan HUT ke-179 Boyolali. “Semoga Boyolali akan lebih baik lagi, lebih sejahtera lagi, dan Boyolali akan menjadi salah satu kabupaten untuk kita huni bersama-sama. Nyaman untuk keluarga kita, nyaman untuk anak cucu kita, Boyolali perubahan Boyolali yang lebih baik lagi,” harapnya.

Mengawali pertunjukan malam hari ini, anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali menampilkan paduan suara yang membawakan lagu Boyolali Tersenyum dan Suwe Ora Jamu.

Selanjutnya, ada pertunjukan ketoprak yang mengisahkan perjalanan Ki Ageng Pandanaran saat melalui Boyolali. Sebagai hiburan utama, Pemkab Boyolali mempersembahkan pertunjukan kesenian asli Boyolali Reog Saleho dan Nyai Bendo Legi yang mengguncang Simpang Siaga. 

Acara HUT ke-179 pada Jumat (5/6/2026) pagi diawali dengan ziarah di Makam Ki Ageng Pandanaran di Bayat, Klaten. Lalu pada Jumat malam pembukaan Merbabu Art Fest yang akan dimeriahkan penyanyi seperti Niken Salindri, Abah Lala, dan sebagainya.

Kemudian, pada Sabtu (13/6/2026), pagi terdapat Festival Soto Nusantara dengan 500 porsi gratis dan 13 stan yang bisa masyarakat kunjungi. Lalu pada Sabtu malam terdapat kirab budaya dan karnaval kesenian. 

Leave a Reply