Plt Wali Kota Berangkatkan 227 Calon Haji dari Kloter 22 Madiun

Plt Wali Kota Berangkatkan 227 Calon Haji dari Kloter 22 Madiun
Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memberangkatkan sebanyak 227 calon haji dari kelompok terbang (kloter) 22 Kota Madiun pada Senin (27/4/2026) dini hari. (Istimewa/Pemkot Madiun)

Serambinusa.com, MADIUN – Sebanyak 227 calon haji dari kelompok terbang (kloter) 22 Kota Madiun diberangkatkan Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Pelepasan ratusan calon haji tersebut berlangsung dengan suasana khidmat. Jemaah Kota Madiun yang diberangkatkan sebanyak 227 orang, terdiri dari 186 calon haji urut porsi, mutasi dari luar daerah, hingga jemaah pendamping.

Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan doa dan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar. Bagus juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama di Arab Saudi mengingat kondisi cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup padat.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” harap Bagus.

Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan jemaah haji selama di Tanah Suci dan menjalin komunikasi dengan petugas yang berada di lokasi. Hal ini untuk memastikan kondisi jemaah tetap terpantau dengan baik.

Koper Jemaah Haji Telah Dikumpulkan

Sehari sebelumnya, Minggu (27/4/2026), jemaah haji mendatangi Asrama Haji Kota Madiun sambil membawa koper besar untuk dikumpulkan sebagai bagian dari tahapan awal keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan setiap koper dari jemaah haji langsung melalui proses penimbangan oleh petugas untuk memastikan beratnya sesuai ketentuan.

“Semua koper wajib ditimbang. Kalau melebihi batas, harus langsung dikurangi isinya saat itu juga,” kata dia.

Dia menyampaikan sebanyak 230 koper dikumpulkan yang terdiri dari 227 koper milik jemaah dan tiga koper milik petugas kloter. Seluruh koper tersebut telah melalui proses pengecekan sebelum disiapkan untuk diberangkatkan ke embarkasi.

Bagi jemaah calon haji Kota Madiun, kata dia, diberi penanda unik yang dipasang. Selain pita resmi, ada jemaah yang menambahkan boneka kecil hingga gantungan khusus untuk memudahkan identifikasi saat pengambilan.

“Penanda tambahan ini cukup membantu jemaah saat mencari koper mereka nanti,” kata dia.

Setiap koper milik jemaah maksimal berisi 30 kilogram dan 7 kilogram untuk tas kabin. Seluruh koper tersebut telah diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya. (NA)

Leave a Reply