Serambinusa.com, SOLO – Belajar melalui pengalaman nyata memberikan banyak manfaat bagi anak usia dini. Selain menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan praktik juga dapat membantu melatih kemandirian, kedisiplinan, koordinasi motorik, kemampuan mengikuti instruksi, serta kerja sama.
Prinsip inilah yang diterapkan KB TKII Al Abidin Surakarta melalui kegiatan cooking class yang dilaksanakan pada Rabu-Jumat (9–11/9/2026) lalu.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan pendekatan play based learning, siswa diajak mengenal aktivitas memasak sekaligus berlatih mengikuti aturan dan tahapan kegiatan secara sederhana.
Kepala KB TKII Al Abidin Surakarta, Rusdiana Lutfi, S.Pd., menjelaskan bahwa pengalaman belajar anak tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Lingkungan baru justru dapat memberikan stimulasi yang berbeda dan membantu anak belajar beradaptasi dengan situasi di sekitarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mengikuti kegiatan di dua lokasi yang disesuaikan dengan kelompok usia. Siswa TK B berkesempatan mengunjungi gerai Almaz Chicken, sedangkan siswa Playgroup dan TK A mengikuti kegiatan di dapur Papa Ron’s Pizza.
Di Almaz Chicken, siswa TK B diperkenalkan dengan bahan dan proses pembuatan ayam krispi. Anak-anak tidak hanya melihat prosesnya, tetapi juga mendapat kesempatan mempraktikkan teknik penepungan ayam dengan mengikuti arahan pendamping. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman sederhana untuk melatih ketelitian, koordinasi tangan, sekaligus kemampuan mengikuti langkah secara berurutan.
Sementara itu, siswa Playgroup dan TK A terlihat antusias mengikuti kegiatan di Papa Ron’s Pizza. Mereka belajar mengoleskan saus pada adonan pizza dan menata berbagai topping sesuai petunjuk. Aktivitas tersebut melatih koordinasi mata dan tangan sekaligus membiasakan anak untuk mendengarkan, memahami instruksi, dan menyelesaikan tugas secara bertahap.
Kegiatan cooking class juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang disiplin dalam suasana yang menyenangkan. Mulai dari mengikuti arahan, menunggu giliran, menjaga kebersihan, hingga bekerja bersama teman, berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak sejak dini.
Pembelajaran berbasis pengalaman seperti ini sejalan dengan komitmen KB TKII Al Abidin Surakarta dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan anak. Sebagai sekolah dengan program unggulan Cambridge, TKII Al Abidin Surakarta terus mengembangkan pengalaman belajar yang mendorong anak untuk aktif mengeksplorasi lingkungan, berkomunikasi, dan membangun keterampilan sejak usia dini.
Melalui kegiatan cooking class, siswa tidak hanya membawa pulang pengalaman menjadi “koki cilik”, tetapi juga belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan keberanian mencoba hal baru. Pembelajaran pun menjadi lebih bermakna karena anak memperoleh pengetahuan melalui pengalaman yang mereka lakukan secara langsung.(NA)

Leave a Reply